Langsung ke konten utama

Kesucian yang terenggut!!!!!!!!!!

Hi saudaraku
Mungkinkah terpikir olehmu suatu kejadian hidup dalam kehidupan
Manusia diciptakan oleh Allah dari tetes air hina yaitu sperma yang dipertemukan dengan sel telur yang akhirnya terjadi pembuahan yang dinamakan janin berupa segumpal darah.
Janin yang masih belum berbentuk manusia itu dijaga dengan extra hati-hati agar perkembangannya baik. Hingga sampai melalui beberapa fase Allah menjadikan segumpal darah tadi berupa manusia kecil yang masih benar-benar bersih, suci, dan polos tak berdosa.
Begitu juga saat sikecil keluar kedunia ini masih dalam kondisi bersih, suci tak berdosa.
Begitu juga setelah beranjak berjalan dan mulai belajar bicara masih bersih, suci tak berdosa.
Namun dimasa-masa bersih, suci tak berdosa justru terkadang kita sebagai orang tua dengan sengaja mencoret kesucian anak kita dengan tinta hitam. "Tadinya tipis sich..." tapi lama-kelamaan akhirnya mengotori kesucian itu....!!! sadarkah kita?? ataukah memang sudah biasa!!
Ternyata justru kita yang merenggut kesucian sikecil yang masih polos tak berdosa. Memang sich...tidak semua orang tua begitu...!! tetapi terkadang tidak kita sadari memang begitu adanya.
Sebenarnya baik atau buruknya, suci atau ternodanya, sholeh atau durhakanya seorang anak semua tergantung pada cara orang tua menuliskan tinta mulia pada lembaran yang masih polos pada sikecil tadi. Nggak percaya???? boleh dicoba!!!!
Oke...sobat mungkin ini bisa kita jadikan intropeksi diri apakah kita termasuk perenggut kesucian atau penjaga kesucian??
Mari kita renungkan..........

Komentar

Daniy mengatakan…
keep the post because it's the way it works. So why I still look at the same post like 2 weeks ago. Come on, brother.. I know you can do better than this.

Postingan populer dari blog ini

Selamat Datang Saudaraku.....

Assalamu'alaikum Wr. Wb Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan kita dalam bentuk yang sempurna. Yang memberi kemudahan kita untuk hidup; bumi diberikan, udara dihirupkan, air dicurahkan, tanaman ditumbuhkan......... Dan sejatinya kita tidak bisa menghitung nikmat-Nya...meskipun dengan alat hitung yang canggih, meskipun dengan perumpamaan seluruh tumbuhan di jagat raya sebagai pena dan samudera dunia sebagai tinta nikmat Allah tetap tak bisa kita hitung. Ada yang mampu menghitungnya??? Blog ini sengaja kami lahirkan di dunia maya ini untuk syiar dan saling share untuk kebaikan bersama, tentu kebaikan dunia, dunia maya, dan akhirat.